Minggu, 02 November 2014

Pergi Saja!!!


Kisahku (edisi IV)



Aku sempat berfikir kalau aku tidak pernah suka sama kamu, karena aku piker sebuah feeling dalam sebuah hubunan itu sangat penting dan aku tidak mempunyai perasaan itu sama kamu. Selama sama kamu aku hanya merasakan perasaan canggung. Kamu belum bisa menjadi sahabat baik dengan perasaanku. Dan akhirnya aku memutuskan untuk mengatakan padamu semua tentang perasaanku.
Kamupun marah dan menghujat aku dengan perkataan yang keras. Kamu menjelaskan padaku kalau menjalin suatu hubungan itu seperti iman. Kadang naik dan kadang turun kadar cintanya. Kau membentakku, kamu berkata malas sudah mengejarku. Kamu bilang aku  yang  mau di deketin kamu. Ohh… kamu piker aku apa? Ikan asin??  Aku tidak bisa berkata-kata  lagi. Yang ada dalam benakku kamu nggak serius sama aku. Kamu hanya kepepet pacaran sama aku. Entah kenapa aku menjadi berfikir seperti itu. 
Saat semua keadaan mereda. Kamu mau berkata pelan dan minta maaf padaku. Aku memaafkanmu, namun perasaanku masih belum tenang. Banyak pikiran buruk tentangmu yang  melanda pikiranku. Tapi kamu mau meyakinkanku. Kamu tunjukkan keseriusanmu dan aku mau membuka hati dan pikiranku lagi. Aku mau memperbaiki semuanya. Perlahan aku mencoba menumpuk dan menguatkan pikiran positif tentang dirimu dan hubungan kita.