Namun, ketika aku tau ada seseorang yang benar-benar
berwibawa jiwanya mendekatiku yang masi terombang ambing tenggelam oleh usia
labil. Pertama dia mengucapkan kata yang tidak wajar dan itu membuatku merasa
aneh, aku merasa tidak begitu nyaman. Harus kah aku menjalanu hubungan serius
sekarang? Kuliah saja masih semester 3. Masih lama untuk lulus. Kalau aku
serius berarti aku harus berkomitmen untuk satu dan bukan yang lain untuk
selamanya. Lalu, bagaiman dengan mereka yang masih suka mendekati ku?? Apakah aku
harus melepaskan mereka semua?? Pemikiran ala ABG yang meliputi ku. Aku memang
masih labil, aku belum siap harus berada di rumah setiap saat.
Ternyata itu sesaat. Aku mencoba mendalami arti keseriusan. Aku
belajar tentang kesetiaan. Aku sudah belajar serius. Aku meyakinkan diriku
tentang apa yang dia katakana tentang keyakinan. Dan dia pun mampu membuat aku
merasa yakin. Dia mampu membuat aku merasa sempurna. Seseorang yang mampu
memvbuat aku untuk berkata-kata indah..
Untuk seseorang yang pernah memujiku, yang pernah mengatakan
suka pada ku.
aku nggak tau jauh dalam lubuk hati kamu itu bagaimana dan seperti apa.
aku hanya mampu mendengar apa yang kamu katakan.
aku hanya mampu merasakan apa yang telah kamu berikan padaku. aku hanya mampu percaya.
aku hanya tidak ingin kecewa,dan aku juga berharap aku tidak salah dalam menerima semua ini.
semoga aku tidak salah menempatkan perasaan ini. dan yang aku tunggu saat ini adalah suatu hal yang mampu membuatku tidak ingin kehilanganmu.
hanya kamu
aku nggak tau jauh dalam lubuk hati kamu itu bagaimana dan seperti apa.
aku hanya mampu mendengar apa yang kamu katakan.
aku hanya mampu merasakan apa yang telah kamu berikan padaku. aku hanya mampu percaya.
aku hanya tidak ingin kecewa,dan aku juga berharap aku tidak salah dalam menerima semua ini.
semoga aku tidak salah menempatkan perasaan ini. dan yang aku tunggu saat ini adalah suatu hal yang mampu membuatku tidak ingin kehilanganmu.
hanya kamu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar